Banner
Home

Welcome to Terrant Books

Emosi

“Loh, Ngapain Regi ada di sini?” batinku seraya mengambil uang kembalian yang diberikan teller loket bioskop.

ku balikkan badan dengan cepat bermaksud menghampiri Regi yang baru akan memasuki pintu bioskop yang terbuka lebar

Regi, cowok yang telah ku pacari selama 2 tahun, mahasiswa Universitas Padjajaran Bandung. Kami dulu satu SMA, dia kelas 3, aku kelas satu.

Setelah lulus, Regi melanjutkan kuliah di Bandung, tapi kami tetap berpacaran hingga sekarang. Walaupun kami hanya bertemu seminggu sekali pada saat weekend dan selebihnya kami hanya ber chit-chat lewat HP, SMS, FB atau YM.

Tidak diduga, aku bertemu dia di sini, di bioskop di hari Rabu. Mungkin Regi mau mengejutkanku.

Namun langkahku terhenti ketika muncul sosok wanita yang memegang erat tangan Regi.

Last Updated (Tuesday, 05 January 2010 19:03)

Read more...

 

Cara Beli Buku di Terrant

DEAR BESTIES!!

Kamu bisa beli novel2 Terrant dengan disc. 35% (belum termasuk ongkos kirim) lho! caranya:

1. Pilih novel-novel yang kamu inginkan di www.terrantbooks.com (lihat sebelah kiri tampilan web, cari judul: Our Books)

2. email pesananmu ke This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

3. Kami akan merinci harga yang harus kamu bayarkan, lalu transfer ke:

Last Updated (Wednesday, 09 December 2009 09:01)

 

SHOP SMART SHOP ONLINE!

Hey Besties!!

Sekarang kamu bisa beli semua novel Terrant

dengan diskon 35% lho!! shop smart, shop online

Last Updated (Tuesday, 01 December 2009 11:55)

 

Noir

Aku terbangun dari tidurku namun mataku seolah tak mau memberikan kesempatan bagi cahaya untuk masuk menembus kelopak mataku.

Mata ini seperti telah lama tertutup rapat sehingga tidak langsung menuruti perintah otakku.

Pandanganku yang buram perlahan semakin jelas terlihat.

Aku berusaha menggerakkan tangan untuk mengusap mataku agar dapat melihat lebih jelas, namun badan ini terasa lemas. Sepertinya aku telah tidur berjam-jam.

ku lihat sekeliling kamar. Semua terlihat sangat rapih, aku berpikir,”Pasti mamah yang merapihkannya selama aku tidur.”

Rasa lega terasa, mengingat aku tidak perlu lagi membereskan meja belajarku yang selalu berantakan dengan tugas-tugas kuliahku.

kuturunkan kedua kaki dari tempat tidur. Kaki ini seperti tidak bertulang. Lemas sekali.

Aku mengingat-ingat, apa yang telah aku kerjakan hingga aku bisa seletih ini. Tapi aku tidak berhasil memanggil ingatanku. Sepertinya otakku juga selelah tubuhku. “Apa gara-gara nonton konser kemarin ya? Ah enggak. Itu kan udah 1 minggu yang lalu. Aduh, lemes banget. Pasti gara-gara salah tidur,” pikirku.

 

Last Updated (Tuesday, 05 January 2010 18:47)

Read more...

 

Terrant Goes to Skul Ora et Labora

Pada Jumat 23 Oktober 2009 lalu, Terrant memberikan

workshop penulisan ke SMU Ora et Labora BSD. Acara

berlangsung seru dan heboh.Mau skul atau kampusmu

didatangi juga?

email ke This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it yaa

 
Gallery
Who's Online
We have 12 guests online
Counter
Content View Hits : 40723